Jumat, 30 Oktober 2009

Where Are You, Galz?

Aku masih ingat,
Raut wajah kalian,
Cara bicara kalian,
Senyuman kalian,
Suara tawa kalian,
Tangisan kalian,
Cara kalian menenangkanku dari rasa gelisah,
Cara kalian membangkitan semangatku,
Cara kalian menarikku dari lubang kesalahan,
Cara kalian memberi nasihat padaku,
Aku masih sangat ingat!
Entah mengapa secara tak terduga
Aku merindukan suasana itu kembali
Terlebih lagi,
Aku merindukan kalian..Adakah kalian juga rasakan hal yang sama?


ki-ka : saya, ivanna, fenny, nikken, fanny

sederhana tapi sehat (part II)

Tadi siang saya membantu ibu memasak sambal goreng tempe+kentang pesanan orang. Saya mengiris kentangnya berbentuk kotak-kotak & tipis-tipis. Karena kentang berbentuk bulat, pasti ada bagian dari kentang yang tidak bisa dipotong kotak-kotak, saya sisihkan di piring lain.
Setelah selesai membantu ibu, perut saya berteriak meminta untuk diisi. Tapi tidak ada makanan di meja makan. Lalu saya teringat sepiring kentang yang saya sisihkan tadi, kenapa tidak saya goreng saja? Segera saya menyiapkan 2 siung bawang putih + garam secukupnya, keduanya saya haluskan. Lalu saya campur dengan kentang tadi, kemudian saya goreng..


5 minutes later,






Yah, mungkin bentuknya agak berantakan. Namanya saja kentang sisa. ^^,

sederhana tapi sehat (part I)


Jujur saja, saya adalah orang yang paling wegah makan mie instant “polosan”, artinya, mie yang tidak diberi tambahan gizi lainnya. Secara si mie instant ini hanya full-carbohydrat & lemak saja. Jadi untuk menyeimbangkan dengan gizi-gizi lainnya, wajib bagi saya untuk memasak mie instant dengan diberi tambahan sayuran (biasanya sawi) dan yang pasti diberi lauk, minimal telor. Hasilnya, mie instant akan menjadi jauh lebih lezat lagi.



Saya pernah menonton sebuah acara berita di televisi yang membahas bagaimana mie instant yang dinilai “kurang bergizi” itu menjadi makanan yang memenuhi standar gizi. Ada tips-tips yang perlu kalian ketahui :
1. Merebus mie tidak cukup sekali. Karena mie mengandung zat natrium karbonat serta zat pewarna yang kurang baik untuk tubuh. Sehingga untuk mengurangi kadar zat tersebut, perlu merebus mie hingga dua kali. Tapi jangan sampai mie menjadi terlalu matang ya..
2. Atau bisa juga merebus mie hanya sekali saja, lalu mie instant ditiriskan, air rebusan mie tersebut dibuang. Kemudian rebus air biasa sampai mendidih sebagai pengganti air rebusan tadi.
3. Usahakan memasak mie instant yang ditambah dengan sayuran, dan lauk pauk, untuk memenuhi kebutuhan gizi dalam tubuh.



Selamat mencoba!

Happy Birthday, Mom!


Kemarin, 28 Oktober 2009, bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda, ibu saya genap berusia 57 tahun. Saya berjuang keras bangun pagi-pagi supaya bisa menjadi orang pertama yang mengucapkan selamat. Dan ternyata ada yang sudah mendahalui saya, yang tak lain adalah bapak saya. Beliau sudah mengucapkan selamat kepada ibu tepat pukul 1 pagi via telepon. Romantis kan..
Tapi tak apalah tidak menjadi yang pertama. Tapi yang pasti saya ikut senang di hari ultah ibu saya ini, sebab saat inilah saat yang tepat untuk mengucapkan rasa terima kasih yang begitu melimpah untuk ibu. Saya juga bisa memeluk Ibu selama mungkin. Ini momen yang jarang terjadi. ^^,
Kejutan datang pada pkl 09.00, dimana ada suara orang mengetuk pintu. Dan terlihat dia membawa kotak besar bertuliskan “Suzana”. Yap. Itu surprise gift buat ibu hasil patungan saya sama mas Dimas. Karena ibu suka sekali blackforest, jadi kami sepakat memberikannya di hari bahagia ibu ini.


Memang, ukuran apapun di dunia ini tidak ada yang bisa menjadi patokan untuk membalas semua rasa sayang ibu buat anak-anaknya ini. Tapi kami ingin selalu membawa nama ibu dalam doa. Semoga berkat Tuhan selalu melimpah untuk Ibu. Amen.

Selasa, 27 Oktober 2009

study hard


Besok sudah UTS hari kedua..

dan saya benar-benar ingin membuang rasa malas yang terlalu melekat di dalam diri saya akhir-akhir ini..

Saya ingin meningkatkan nilai IP saya. minimal, saya bisa mempertahankan IP terakhir saya.

Itu juga menjadi keinginan Ibu saya.

Walaupun saya juga sedang menjalani berbagai aktivitas diluar kuliah yang juga tidak menentu, tapi saya mau membuktikan kepada semua orang bahwa kuliah tetap yang terpenting.

good luck, chey..
jangan cepat menyerah.

Fuzzal yard

Hari Minggu saya diajak oleh pacar untuk melihat pertandingan futsal antara GKJW Ngagel, yang tak lain adalah gereja saya, melawan GKJW Gubeng. Saya langsung mengiyakan karena memang saya benar-benar ingin melihat aksi pacar saya dalam bermain futsal, olahraga favoritnya.
Yah, bisa dibilang dia punya daya tarik tinggi saat bermain bola..

Namun karena pemuda GKJW Ngagel kekurangan pemain, maka kami memutuskan untuk mengajak remaja GKJW Ngagel dalam pertandingan persahabatan ini. Sesampainya di venue, tepatnya di lapangan Futsal Kutisari, ternyata 80% pemain dari Gubeng mempunyai badan yang besar-besar. Nyali kami sudah ciut sejak awal. Sehingga hasilnya..
Kami kalah telak, 5 – 1.
Angka yang sungguh menawan.. ups, maksud saya memalukan.
Tapi memang bukan menang atau kalah yang dicari dalam pertandingan futsal Minggu itu. Melainkan keinginan kami untuk menambah teman. Dengan kata lain, mempererat komunikasi antar saudara seiman.

Dan inilah wajah-wajah kekalahan itu.. ^^,








Senin, 26 Oktober 2009

The reason why I’d love to stay at home (part IV)


BOBBY HARTANTO, my 2nd bro

Kakak saya yang satu ini juga punya body yang hampir sama dengan kakak saya yang nomor satu. Jadi diantara ke-3 anak ibu, saya lah yang paling langsing. ^^, Dia juga humoris, namun sedikit cuek dengan sekitar. Tensi darahnya yang tinggi membuat dia gampang meluapkan emosinya. Namun dia juga salah satu sosok yang saya kagumi, karena kebaikannya (karena dia selalu membantu saya saat saya dalam masalah), dan karena dia adalah orang yang selalu punya planning ke depan, untuk masa depannya. Hal ini yang benar-benar harus saya contoh. Karena saya memang agak susah merangkai cita-cita. ^^,
Saat ini dia sedang berjuang keras dalam tes CPNS karena salah satu rencana masa depannya adalah menjadi PNS. Good luck, Bro..!

The reason why I’d love to stay at home (part III)


SATRIA ANDY KIRANA, my 1st bro

Lucu, kocak, humoris adalah ciri khas yang melekat dalam diri kakak saya yang paling besar dan gendut ini. Dia selalu punya cara untuk menghibur orang-orang di sekitarnya. Dia juga menjadi inspirasi saya karena kemandiriannya, keuletannya dalam bergaul, & kecekatannya dalam mengatasi masalah. Tidak ada kata MENYERAH dalam kamus hidupnya.Oleh karena itu, apapun yang diimpikannya pasti tercapai, dengan hasil keringatnya sendiri. Tidak seperti saya yang apa-apa masih minta orang tua. ^^,
Konsisten dalam melakoni apa yang menjadi pilihanmu; itu yang selalu dia ajarkan kepada adik-adiknya. Buah dari konsistensi yang dia jalani sejauh ini terlihat pada banyaknya job band yang menunggu untuk di-take.
Yah, dia adalah salah satu anggota RIVIERA band (3rd place “A Mild Wanted 2007) yang sedang berjuang keras agar cita-cita untuk membuat album pertama tercapai.
Semangat untuk RIVIERA!

The reason why I’d love to stay at home (part II)


BAPAK

Seorang pria yang saya lihat pertama kali saat saya lahir di dunia ini.
Seorang pria paling sabar yang pernah saya temui.
Kadang saya sering kres sama bapak soal pendapat, namun pada akhirnya bapakselalu bisa mengambil keputusan yang terbaik, untuk beliau dan untuk saya.
Walau bisa dibilang beliau adalah orang yang paling jarang saya temui dirumah, namun saya tetap menghargai beliau dan segala perintahnya. Karena tanpa kerja keras beliau, saya tidak bisa merasakan duduk di bangku kuliah sampai detik ini.^^,
Thanks Dad..

Jumat, 23 Oktober 2009

The reason why I’d love to stay at home (part I)


IBU

Ibu itu tempat curhat saya yang selalu bisa memberi solusi. Ibu juga Orang yang selalu tahu cara mengobati luka saat saya sering jatuh dari sepeda pancal dulu. Yang lebih hebat lagi, beliau selalu tahu bagaimana cara membuat saya UP lagi dari kejatuhan saya atas masalah-masalah hidup..
She is a wonder woman, yang mampu mengerjakan segala pekerjaan dalam satu waktu. Tanpa menggerutu. Selalu penuh ketulusan. Sangat kurang ajar sekali kalau saya selalu menggurutu jika disuruh membantu beliau. Oleh karena itu saya berusaha untuk selalu sedia membantu ibu. Karena itulah kewajiban saya.
Beliau juga sangat bijaksana terhadap anak-anak. Tidak pernah memihak. Kadang keras saat saya atau kakak-kakak saya berbuat salah. Namun sifat lembutnya akan tampak terlihat saat membantu anak2nya menyelesaikan masalah. Bahunya selalu ada saat saya menangis.

She’s my only inspiration. Dan kelak aku harus menjadi ibu seperti beliau.

Rabu, 21 Oktober 2009

Banking management : ONE SPIRIT !!!







SPIRIT to ALL

COBAN RONDO,
9 – 11 Oktober 2009


Berawal dari sebuah tradisi,
Tradisi yang harus dijalani oleh insan-insan baru..
Tradisi yang pada awalnya selalu dianggap sebagai paksaan..
Dianggap tak ada tujuan positif..
Dihantui sugesti sebagai ajang ‘penganiayaan’..
Selalu dianggap miring oleh orang-orang awam..

Namun,
Kami buktikan pada semua
Bahwa pandangan mereka semua tidak benar,
Bahwa ini bukanlah sebuah tradisi yang memaksa,
Yang terkesan menjerat..

Ini adalah sebuah proses pembelajaran..
Pembelajaran bagi insan-insan baru
Untuk beradaptasi dengan dunia yang baru
Dunia yang mereka hadapi saat ini
Yang hanya bisa dilewati dengan kedewasaan dan kedisiplinan..
Dan juga solidaritas..

Yah,
Itulah alasan mengapa kami tak berhenti berteriak
“Satu semangat!!”
Dan itulah tujuan mengapa kami menancapkan pasak di sini..

Untuk membawa kalian pada satu semangat dan satu tujuan..

Untuk membawa kalian pada kedisplinan..
Dengan penuh bimbingan, bukan PAKSAAN..
Karena kalian adalah keluarga baru kami,
Keluarga baru dalam satu cita-cita..
Dalam Manajemen Perbankan..

Tetaplah teriakkan semangatmu..
Biar mereka tahu bahwa kita Yang Terbaik..

SATU SEMANGAT!

Senin, 19 Oktober 2009

I hope he's the LAST

Dulu aku sering menganggap bahwa cinta itu bisa tumbuh dengan sendirinya, seiring dengan berjalannya waktu. Tapi anggapan tersebut tidak terjadi dalam kehidupan cinta saya. Itu hanya omong kosong. Saya terlalu berharap cinta saya berbalas, tapi yang terjadi adalah Kekacauan dalam hubungan saya dan dia yang buyar beberapa bulan yang lalu. Hubungan yang-saya anggap-serius ternyata tidak demikian bagi mantan saya itu.


Saya tidak bisa merubah keadaan itu.
karena Cinta tidak dapat dipaksakan..


saya sempat takut untuk jatuh cinta lagi. Trauma - (itu adalah alasan klasik seorang wanita)
tapi saya sadar bahwa kehidupan saya terus berjalan ke depan, jadi saya tidak perlu berhenti terlalu lama hanya untuk menoleh ke belakang. ke masa lalu yang menyedihkan. yang hanya bisa membuat saya menangis.
Saya harus tetap pada misi saya. berlari sampai garis finish kehidupan.



Hingga suatu saat..



Berawal dari april mop yang dia hadiahkan buat saya, antara Jakarta-Surabaya..
Saya jadi tertarik pada dia, Laki-laki cuek dan dingin yang awalnya hanya saling tersenyum waktu berpapasan dgn saya..
Hingga akhirnya saya tahu namanya..
nama yang selalu membuat saya tersenyum ketika saya menyebutnya

Dimas Rahadiankusuma..

my profile..

i'm plegmatic.
berdasarkan tes psikologi yg pernah saya ikuti, ternyata saya tergolong manusia yang cenderung pasif, tidak bisa marah, tidak mau cari gara-gara, good listener, and kinda peacemaker..
dan ternyata memang hal itu sudah menempel di diri saya mungkin sejak dari orok.
Tapi saya tidak begitu bangga dengan ke-plegmatis-an saya ini. Saya tidak mau di beri label sebagai seseorang yang menurut saya terlalu "cari aman" dan "kurang bermanfaat bagi orang lain" seperti ciri-ciri di atas. saya mau berubah dan saya yakin saya bisa berubah.
Berubah buat jadi yang lebih baik tentunya..
(saya berharap bisa masuk dalam kategori koleris. ^^,)

i'm not kinda girl (read it "tomboy")
semua yang sudah pernah melihat saya secara langsung walaupun tidak mengenal saya pasti sudah bisa menilai. Mungkin dari cara berjalan, dari cara berpakaian, dari teman-teman yang saya miliki (rata-rata laki-laki). bener khan?
but i'm not that bad.
saya tahu batasan-batasannya, dan saya tahu kodrat saya sebagai perempuan, tapi mungkin lebih merasa santai dengan gaya saya yang cuek. Saya harap kalian tidak keberatan ^^,

i'm respecting others.
teman-teman biasa menyebut saya sebagai "tong sampah". bukan karena saya suka makan, tapi karena saya selalu siap jadi pendengar bagi curhatan mereka.
hmm.. tapi saya juga memberi mereka saran atau solusi atas permasalahan mereka (sebisa mungkin)
saya yakin dengan menjadi tong sampah buat mereka pun itu sama artinya dengan meringankan beban yang mereka pikul sendiri..

i'm not a romantic.
dari sekian mantan-mantan saya pasti tidak ada yang menilai saya sebagai cewek romantis. Terus terang untuk hal yang satu ini saya memang masih kaku, masih sedang dalam tahap belajar. (ada yang bisa memberikan kursus gratis? hehe)
Lalu kalau ada pertanyaan : gimana cara kamu pacaran selama ini? saya akan menjawab dengan lugas : dengan seluruh perhatian yang saya berikan dan saya lakukan (karena cinta bukan sekedar kata-kata), saya yakin pacar saya tahu that i Love him..

i'm introvert
walaupun hobi saya adalah mendengarkan curhatan dari teman-teman saya, tapi bukan berarti saya juga adalah seorang PENCURHAT yang baik. Justru saya adalah orang yang paling susah meminta pendapat orang lain. Biasanya saat saya sedang dalam masalah, dalam kesedihan, saya lebih suka untuk menutup diri saya dan menyimpannya dalam pikiran saya saja. Dengan satu keyakinan bahwa Saya bisa menyelesaikannya.
Dan selama ini tidak ada alat transportasi-curhat yang lebih aman selain lewat DOA.
GOD the only Way when you need an outway..
i'm CHEPY YUNITA SARI
and always be myself.

Jumat, 02 Oktober 2009

Mengekspresikan diri

Hi, there! ini bukan pertama kalinya saya bikin blog. Tapi karena saya lupa password dari blog saya yang lama, jadi dengan penuh kesabaran saya buat akun kedua saya ini..
It just about my simply life..
Overall tentang kehidupan pribadi saya, sahabat - sahabat saya, tentang karya amatir saya yang hanya sering saya ekspresikan di dalam sebuah mp3 player. Yeah, about my easy-listening song. Created by myself.
Semuanya saya tuang dalam blog ini karena saya memang saya suka sekali berbagi cerita.
thanks for reading.
Saya harap kalian juga bisa jadi cermin bagi saya untuk berekspresi.

Regrads,
Chey