Saya tidak bisa merubah keadaan itu.
karena Cinta tidak dapat dipaksakan..
saya sempat takut untuk jatuh cinta lagi. Trauma - (itu adalah alasan klasik seorang wanita)
tapi saya sadar bahwa kehidupan saya terus berjalan ke depan, jadi saya tidak perlu berhenti terlalu lama hanya untuk menoleh ke belakang. ke masa lalu yang menyedihkan. yang hanya bisa membuat saya menangis.
Saya harus tetap pada misi saya. berlari sampai garis finish kehidupan.
Hingga suatu saat..

Berawal dari april mop yang dia hadiahkan buat saya, antara Jakarta-Surabaya..
Saya jadi tertarik pada dia, Laki-laki cuek dan dingin yang awalnya hanya saling tersenyum waktu berpapasan dgn saya..
Hingga akhirnya saya tahu namanya..
nama yang selalu membuat saya tersenyum ketika saya menyebutnya
Dimas Rahadiankusuma..


Tidak ada komentar:
Posting Komentar