
Jujur saja, saya adalah orang yang paling wegah makan mie instant “polosan”, artinya, mie yang tidak diberi tambahan gizi lainnya. Secara si mie instant ini hanya full-carbohydrat & lemak saja. Jadi untuk menyeimbangkan dengan gizi-gizi lainnya, wajib bagi saya untuk memasak mie instant dengan diberi tambahan sayuran (biasanya sawi) dan yang pasti diberi lauk, minimal telor. Hasilnya, mie instant akan menjadi jauh lebih lezat lagi.
Saya pernah menonton sebuah acara berita di televisi yang membahas bagaimana mie instant yang dinilai “kurang bergizi” itu menjadi makanan yang memenuhi standar gizi. Ada tips-tips yang perlu kalian ketahui :
1. Merebus mie tidak cukup sekali. Karena mie mengandung zat natrium karbonat serta zat pewarna yang kurang baik untuk tubuh. Sehingga untuk mengurangi kadar zat tersebut, perlu merebus mie hingga dua kali. Tapi jangan sampai mie menjadi terlalu matang ya..
2. Atau bisa juga merebus mie hanya sekali saja, lalu mie instant ditiriskan, air rebusan mie tersebut dibuang. Kemudian rebus air biasa sampai mendidih sebagai pengganti air rebusan tadi.
3. Usahakan memasak mie instant yang ditambah dengan sayuran, dan lauk pauk, untuk memenuhi kebutuhan gizi dalam tubuh.
Selamat mencoba!


Tidak ada komentar:
Posting Komentar